Ai no yuugure

Doa#1

vantiani:

Tuhan, saya tidak keberatan jodoh saya telat datengnya,

tapi setidaknya jangan makan malem saya.

(Juga jangan gaji saya)

dewidraupadi:

Biduan itu melantunkan sebait kisah cinta
Ia lagukan partitur pemanggil kekasihnya
Ritmis setempo gerimis, ketukan terbata-bata
Lahir dari bibir yang mendamba sepotong bibir lainnya

Pita suaranya memar dihajar cemburu
Lidahnya kelu menginginkan cumbu
Tenggoroknya tercekat, teriaknya pudar…

"Sayang, pagi ini, digaduh keramaian, aku menyelipkan sunyi pada jiwaku sendiri, agar tetap tenang menunggumu kembali."

"Saling tatap tanpa rupa, saling sapa tanpa jumpa. Rindu ini ada, rasanya semakin menyekat dada."

"…Dan tahukah kau, menahan air mata lebih sakit daripada menjatuhkannya? Kali ini aku memilih menahannya. Aku pun tak tahu alasannya."

« Ruth Dian Kurniasari (via babikbinal)

"Jika nanti kita menua bersama, Ingatkan aku lagi bagaimana Tuhan mengantarmu lewat jawaban sebuah doa."

"Biar padamu rinduku tersimpan, hingga nanti saat mataku terpejam."

"Hari ini kau ada dimana mana. Terlebih di dalam isi kepala."

"aku perahu, berlayar mengarungi laut waktu, diombang-ambingkan oleh ombak rindu, dan akan terus berjalan mencari tempat berlabuh. hatimu."